Malakaji, 14 Juli 2026 – MAN Gowa menjadi salah satu titik pelaksanaan Gerakan Serentak Menanam 5.000 Pohon yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Gowa sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai madrasah dan satuan kerja Kementerian Agama se-Kabupaten Gowa, serta terhubung secara langsung melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di MTsN Gowa dan dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa.
Di MAN Gowa, kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Danramil Tompobulu, Kapolsek Tompobulu, Kepala KUA Kecamatan Tompobulu, Kepala Puskesmas Tompobulu, Komite Madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid MAN Gowa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti nyata bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi konkret.
Kepala MAN Gowa, Syamsidarni, S.Pd., mengatakan bahwa gerakan penanaman pohon merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengajarkan peserta didik untuk mencintai alam sebagai amanah yang harus dijaga.
"Menanam pohon bukan hanya tentang menghijaukan lingkungan, tetapi juga menanam nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ciptaan Allah SWT. Kami berharap kegiatan ini menjadi budaya yang terus tumbuh di MAN Gowa sehingga peserta didik memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak dini. Madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter dan kepedulian terhadap sesama serta alam semesta," ujar Syamsidarni.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Wakamad Humas) MAN Gowa, Muhammad Alimuddin Usman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata Program Prioritas Kementerian Agama melalui penguatan Ekoteologi, yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
"Gerakan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara madrasah, pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kesadaran ekologis. Melalui penanaman pohon, kita tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan cinta terhadap ciptaan Allah SWT kepada seluruh peserta didik. MAN Gowa siap menjadi pelopor madrasah yang peduli lingkungan melalui implementasi Program Ekoteologi Kementerian Agama," ungkap Muhammad Alimuddin Usman.»
Perwakilan Komite Madrasah, Nurdin, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan gerakan tersebut sebagai bentuk pendidikan karakter yang memberikan dampak nyata bagi peserta didik dan masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi Gerakan Menanam 5.000 Pohon ini karena tidak hanya memperindah lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter. Anak-anak belajar bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab sebagai manusia. Sinergi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat seperti inilah yang akan melahirkan generasi yang peduli terhadap masa depan lingkungan," tutur Nurdin.»
Setelah mengikuti arahan secara virtual dari pusat kegiatan di MTsN Gowa, seluruh peserta di MAN Gowa secara bersama-sama melaksanakan penanaman bibit pohon di lingkungan madrasah. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian seluruh warga madrasah terhadap kelestarian lingkungan.
Gerakan Serentak Menanam 5.000 Pohon ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Kabupaten Gowa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat implementasi Program Ekoteologi di lingkungan madrasah. Melalui gerakan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan dan tanggung jawab bersama.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. MAN Gowa berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang terus dikembangkan melalui berbagai program penghijauan, pengelolaan lingkungan, dan pembiasaan hidup bersih di lingkungan madrasah.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, MAN Gowa terus meneguhkan perannya sebagai madrasah yang unggul dalam prestasi, berkarakter, serta menjadi pelopor dalam mewujudkan pendidikan yang berwawasan lingkungan demi terciptanya Kabupaten Gowa yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.